assalamu'alaikum, para pembaca (emang ada yang baca ya?).
semoga kalian semua dalam keadaan baik baik saja :) aku lagi duduk di kursi biasa tempat dudukku saat aku lagi online, makan, belajar, ngaca, ngapain aja deh. hari ini hari selasa. tapi kenapa libur? aku tau kenapa! karena besok udah masuk bulan puasa :D
anyway, ngerasa gak sih kalo waktu berjalan cepet banget? kayak baru kemaren aku nonton para pencari tuhan setiap pagi, terus setiap sore ke pasar ramadhan. terus setiap malem tarawih di sd muhammadiyah 1 samarinda, kayak baru kemaren juga aku sholat ied. dan post pertamaku di blog ini adalah, waktu buka puasa bareng tahun lalu! hhh gak kerasa aja udah mau setahun. gak kerasa, udah setahun kita menjalani hari dengan biasa-biasa aja. setahun tanpa ibadah yang rajin seperti saat bulan puasa. dan setahun penuh kesalahan tanpa minta maaf.
Saudaraku, Ramadhan-ku tak berarti tanpa maaf-mu. Ku harap keridhoanmu atas khilafku. Selamat menyambut Ramadhan, semoga penuh keberkahan. Amin :)
salam,
Adhindha Firdausa.
Tuesday, August 10, 2010
Friday, August 6, 2010
Thanks God, It's Friday!
hello blogaaah :D
how are you doing? i'm doing fine (siapa yang nanya din?-_-).
ini jam setengah enam pagi dan aku udah bangun dari setengah lima tadi. aku emang sengaja bangun pagi, udah pasang alarm. soalnya, aku pengen internetan. gak tau kenapa ya. haha. udah nah aku lagi stres -_-
kembali ke judul. Thanks God, It's Friday! aku pertama kali liat tulisan ini di bajunya sindy (makasih untuk sindy. karena telah membuatku mengetahui hal yang sebelumnya tidak ku ketahui). pertama ku pikir, apa enaknya jumat? enakan sabtu lah. tapi begitu kelas 9 sekarang, aku mulai merasakan enaknya jumat dan tidak enaknya sabtu. kenapa? karena hari sabtu hari capek. capek yang sama dengan hari lain lainnya-_-
hari ini hari jumat. pelajaran di sekolah cuma satu, sisanya pengembangan diri. pulang cepet. pake baju muslim. nanti malem ada Cewek atau Cowok. dan ada primagama juga (yang terakhir seharusnya dihilangkan).
hmm that's all. once more, THANKS GOD, IT'S FRIDAY! :D
salam,
adhindha firdausa.
how are you doing? i'm doing fine (siapa yang nanya din?-_-).
ini jam setengah enam pagi dan aku udah bangun dari setengah lima tadi. aku emang sengaja bangun pagi, udah pasang alarm. soalnya, aku pengen internetan. gak tau kenapa ya. haha. udah nah aku lagi stres -_-
kembali ke judul. Thanks God, It's Friday! aku pertama kali liat tulisan ini di bajunya sindy (makasih untuk sindy. karena telah membuatku mengetahui hal yang sebelumnya tidak ku ketahui). pertama ku pikir, apa enaknya jumat? enakan sabtu lah. tapi begitu kelas 9 sekarang, aku mulai merasakan enaknya jumat dan tidak enaknya sabtu. kenapa? karena hari sabtu hari capek. capek yang sama dengan hari lain lainnya-_-
hari ini hari jumat. pelajaran di sekolah cuma satu, sisanya pengembangan diri. pulang cepet. pake baju muslim. nanti malem ada Cewek atau Cowok. dan ada primagama juga (
hmm that's all. once more, THANKS GOD, IT'S FRIDAY! :D
salam,
adhindha firdausa.
Sunday, August 1, 2010
aku butuh kamu
aku butuh kamu, seperti tanaman yang membutuhkan hujan
aku butuh kamu, seperti pensil yang membutuhkan penghapus
aku butuh kamu, seperti murid yang membutuhkan guru
aku butuh kamu, seperti motor yang membutuhkan bensin
aku butuh kamu, seperti kaki yang membutuhkan sepatu
aku butuh kamu, seperti telinga yang membutuhkan lagu
aku butuh kamu, seperti sayur yang membutuhkan garam
aku butuh kamu, seperti orang puasa yang membutuhkan air
aku butuh kamu, ya aku butuh kamu seperti yang aku selalu lakukan….membutuhkan kamu
aku butuh kamu, seperti pensil yang membutuhkan penghapus
aku butuh kamu, seperti murid yang membutuhkan guru
aku butuh kamu, seperti motor yang membutuhkan bensin
aku butuh kamu, seperti kaki yang membutuhkan sepatu
aku butuh kamu, seperti telinga yang membutuhkan lagu
aku butuh kamu, seperti sayur yang membutuhkan garam
aku butuh kamu, seperti orang puasa yang membutuhkan air
aku butuh kamu, ya aku butuh kamu seperti yang aku selalu lakukan….membutuhkan kamu
Saturday, July 31, 2010
bye, july.
apapun yang terjadi, ku kan selalu ada untukmu. janganlah kau bersedih, cause everything's gonna be okay. lagi dengerin lagu ini. kok tiba-tiba jadi pengen mosting ya? haha. di luar lagi hujan nih. kalo ku perhatikan, aku nge-post seringnya pas lagi hujan ya. hmm hujan selalu bikin mood-ku bagus sih :)
anyway, ini udah tanggal 31 juli. besok udah bulan agustus. waktu berjalan cepet banget ._. perasaan baru kemaren aku ulang tahun. kok udah ganti bulan aja hmm.. aku suka banget deh bulan juli dari dulu. gak tau kenapa. mungkin karena aku lahir bulan juli kali ya? tapi gak juga sih kalo cuma gara-gara ulang tahun. kalo gitu, karena bulan juli tempatnya strategis. di tengah-tengah bulan yang lain. yaaaa pokoknya aku suka banget deh sama bulan juli ^^
agak menimpang dari topik. tadi ada pelajaran olahraga. sungguh, aku tak tau dimana daya tarik pelajaran ini! tapi hari ini lumayan enak sih olahraganya. basket soalnya. asal jangan lari gak papa. kenapa jangan lari? masalahnya aku baru lari bentar aja pasti perut udah sakit -_-
hmm, tadi aku memperlihatkan kemasteranku dalam berolahraga. pas lari tadi, aku jatoh. ih hebat betul ya. langsung ada cap di lututku. aku yakin, yang liat pasti mikir 'ih..semangat banget olahraganya sampe jatoh gitu. pasti hebat deh'. wahaha. mungkin cuma aku ya yang mikir gitu -__- oke aku tau ini gak penting.
baiklah, kita sudahi dulu ya topik yang aneh ini. bye :)
salam,
adhindha firdausa.
Tuesday, July 27, 2010
sembilan
hello blogiest. how's life? wazzup? how are you? :D
aku bingung mau mulai darimana. hmm.. aku lagi gak ada kerjaan malem ini. sebenernya ada. ngerjain PR MTK dari pak iksan. cuma karena udah selesai (ketularan virus rajinnya ghea), jadi aku sempatkan buat mosting ^^
anyway, apakah kalian tau apa itu Laskar Kucing Jantan? kalo mau tau, bisa di buka di sini. namanya bukan cuma "Laskar Kucing Jantan", tapi "Laskar Kucing Jantan Meleketek Jum Jum Waw Waw Prikitiew Ea Pok Pok Jazz Agoeng Odjo Ngono Group Nansaku Sederhana FC" ada lagi tambahannya, cuma aku belum hapal :p ini tim kesebelasan bilasoulmate (hah? aku bingung). ya, begitulah intinya. mereka baru bikin kostum, dan entah kenapa.....kita-para-cewek di kasih juga. gak papa sih biar seru :p kostumnye keren loh. merah merah gitu ^^ aku dikasih yang nomer 9, aku asal dapet. aku gak request nomer :p tapi gpp lah, 9 kan tanggal lahirku. cowoknya ada juga loh yang nomer 9 :p hehe. oh iya. yang mau liat fotoku pake tuh kostum angkat tangaaaaaaaaaan! *angkat tangan sendirian*. oke. this is it :
salam,
adhindha firdausa.
Sunday, July 25, 2010
hujan ♡
aku suka hujan
aku suka ketika aku melihat keluar dari jendela kamarku, suasana yang gelap, mendung
aku suka hujan
aku suka ketika aku membuka pintu balkon kamarku, gerimisnya membuat udara sejuk di sekelilingku
aku suka hujan
aku suka ketika aku harus bangun dari tidurku, untuk menikmati suasana dingin itu
aku suka hujan
aku suka ketika aku merasa, aku tidak boleh melewatkan momen itu-hujan
aku suka hujan
aku suka ketika aku melihat air hujan membasahi tumbuhan di depan rumahku, menimbulkan bau yang khas
aku suka hujan
aku suka ketika suara hujan mampu menenangkan pikiranku, menenangkan hatiku
aku suka hujan
aku suka ketika suara hujan mampu menenangkan pikiranku, menenangkan hatiku
aku suka hujan
aku suka ketika hujan membuatku membayangkan hal hal yang-aku-yakin tak akan terjadi
aku suka hujan
aku suka ketika hujan membawaku mengingat masa laluku. yang sedih, yang bahagia
aku suka hujan
aku suka ketika hujan membuat duniaku damai tanpa dosa
Sunday, July 11, 2010
Kepada Kamu Dengan Penuh Kebencian
Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.
Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini, di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
aku takut sendirian.
-raditya dika
Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini, di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
aku takut sendirian.
-raditya dika
Subscribe to:
Posts (Atom)