yaAllah.. sedih Ramadhan ini udah mau selesai.. dan Dinda malah "gabisa puasa" nya di hari hari terakhir.. bakal rindu banget sama hari-hari waktu puasa ini.. tarawih nya, dengerin ceramah nya, tidur di masjid nya.. yaAllah, rahmat-Mu begitu banyak niscaya hamba tak akan mampu menghitungnya, atas orang tua yang begitu giat nya mendekatkan anak-anak, juga orang sekelilingnya kepada-Mu.. Jagalah mereka yaAllah, kelak pertemukan kami di dalam Surga-Mu bersama orang-orang beriman, juga Rasulullah SAW.. yaAllah dekat-kan diri kami senantiasa kepada-Mu.. hamba ingin dekat Engkau..
Dia berjalan diantara suara air terjun jatuh tak henti
Dibawah langit campuran warna biru tua dan putih
Diatas rumput campuran warna biru dan kuning, basah
Ternyata tadi memang hujan
Bukan dari langit, tapi dari mata, atau dari hati?
Dia terus berjalan saja
Bukan balapan mobil yang punya garis finish
Dia hanya berjalan saja
Sambil berharap tak ada malam
Sebab ia tak punya obor sebagai penerang
Yang ia punya hanya korek api
Yang sisa sebatang
halo, blog. kangen. my biggest weakness is i cant let go the past, i love to do throwing-back. and it is the key of nggak-bisa-move-on kinda thing.
btw, opening nya udah nggak jelas banget ya......................
ini ceritanya malem terakhir di 2014. nggak tau deh lagi ngerasa kenapa ini perasaannya kenapa ada yang bisa jelasin? it is just, i feel lonely. kalo ga sibuk baru berasa deh "dinda yang dulu" nya hahaha
well, no, alhamdulillah ada Allah yang selalu nemenin :) semoga 2015 lebih baik daripada 2014 :)
YaAllah, bila kelak ia jodohku, dekatkanlah ia pada-Mu dahulu, baru padaku. Sebab aku ingin, bersamanya juga dapat membuatku lebih dekat lagi dengan-Mu.